Description
Cabai Keriting Laba
Cabai Keriting Laba merupakan varietas cabai keriting yang cocok dibudidayakan oleh petani maupun pelaku agribisnis yang mengutamakan produktivitas dan kualitas hasil panen. Dengan penerapan teknik budidaya yang tepat, varietas ini mampu menghasilkan buah berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pasar segar maupun industri.
Cabai Keriting Laba dirancang untuk memberikan pertumbuhan tanaman yang optimal mulai dari fase persemaian hingga panen. Budidayanya dapat dilakukan pada lahan yang telah dipersiapkan dengan baik menggunakan pupuk kandang, kapur pertanian, serta pemupukan berimbang sesuai fase pertumbuhan tanaman.
Selain itu, varietas ini dapat ditanam menggunakan sistem single row maupun double row zig-zag sehingga petani dapat menyesuaikan pola tanam dengan kondisi lahan. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman mampu tumbuh sehat dan menghasilkan buah merah berkualitas saat memasuki masa panen.
Fitur Utama Produk
Cabai Keriting Laba memiliki berbagai keunggulan yang mendukung keberhasilan budidaya, di antaranya:
Mendukung budidaya dengan sistem single row maupun double row.
Cocok ditanam menggunakan mulsa plastik untuk menjaga kelembapan tanah.
Dapat dibudidayakan melalui persemaian selama 18–28 hari sebelum pindah tanam.
Memiliki panduan pemupukan bertahap sesuai umur tanaman.
Mudah dipadukan dengan sistem ajir untuk menjaga tanaman tetap tegak.
Cocok diterapkan pada budidaya skala kecil maupun komersial.
Solusi Budidaya
Cabai Keriting Laba membantu petani memperoleh pertumbuhan tanaman yang lebih seragam melalui tahapan budidaya yang sistematis. Pertama, lahan diolah menggunakan traktor, kemudian diberi pupuk kandang sebanyak 30–40 ton/ha dan kapur pertanian sesuai kebutuhan. Setelah itu, bedengan dibentuk, pupuk dasar diaplikasikan, lalu permukaan ditutup mulsa sebelum dilakukan penanaman.
Selanjutnya, benih disemai selama 18–28 hari menggunakan media campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Bibit yang telah memiliki lima helai daun dipindahkan ke lahan pada pagi atau sore hari agar mampu beradaptasi dengan baik.
Selama masa pertumbuhan, penyiraman dilakukan sesuai kebutuhan tanaman. Di samping itu, pemupukan susulan diberikan setiap dua minggu menggunakan kombinasi pupuk NPK, kalsium, KCl, maupun KP sesuai umur tanaman. Apabila serangan hama dan penyakit telah mencapai ambang ekonomi, pengendalian dapat segera dilakukan agar produktivitas tetap terjaga.
Technical Spesifikasi
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Focus Keyphrase | Cabai Keriting Laba |
| Nomor SK Kementan | – |
| Rekomendasi Dataran | – |
| Ketahanan Penyakit | – |
| Umur Panen (HST) | – |
| Bobot per Buah (g) | – |
| Potensi Hasil (ton/ha) | – |
| PVT | – |
| Umur Persemaian | 18–28 hari |
| Jarak Tanam Single Row | 50 × 40 cm |
| Jarak Tanam Double Row | 60 × 50 cm (zig-zag) |
| Pupuk Kandang | 30–40 ton/ha |
| Jumlah Bibit per Lubang | 1 tanaman |
| Mulai Pemasangan Ajir | Saat penanaman |
Manfaat dan Aplikasi
Cabai Keriting Laba memberikan kemudahan bagi petani dalam menerapkan budidaya yang lebih terstruktur. Oleh karena itu, tanaman dapat tumbuh lebih optimal sejak fase awal hingga panen.
Varietas ini sesuai untuk budidaya di lahan terbuka dengan penggunaan mulsa plastik dan sistem ajir. Selain meningkatkan efisiensi pemeliharaan, metode tersebut membantu menjaga kondisi tanaman tetap stabil selama masa produksi.
Di sisi lain, penerapan jadwal pemupukan yang bertahap mendukung perkembangan vegetatif dan generatif tanaman. Dengan demikian, potensi hasil panen dapat dimaksimalkan apabila seluruh tahapan budidaya dilakukan secara tepat.
Standar Paket
Paket budidaya Cabai Keriting Laba meliputi:
Benih Cabai Keriting Laba.
Panduan budidaya mulai dari persiapan lahan hingga panen.
Rekomendasi jarak tanam dan teknik persemaian.
Panduan jadwal pemupukan berdasarkan umur tanaman.
Informasi dasar mengenai pengendalian hama dan penyakit.
Petunjuk waktu panen ketika buah telah berwarna merah sempurna.
Sumber: https://panahmerah.id/id









Reviews
There are no reviews yet.