Description
Cabai Panex 100 F1
Cabai Panex 100 F1 merupakan benih cabai besar hibrida yang direkomendasikan untuk budidaya di dataran menengah hingga tinggi. Varietas ini memiliki tipe pertumbuhan memayung dengan produktivitas tinggi serta menghasilkan buah berukuran besar dan seragam. Oleh karena itu, benih ini banyak dipilih oleh petani yang mengutamakan hasil panen berkualitas.
Selain memiliki potensi hasil mencapai 16–20 ton per hektare, varietas ini mampu menghasilkan sekitar 1–1,5 kg buah per tanaman. Buahnya dapat dipanen dalam kondisi hijau maupun merah sehingga memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pasar.
Benih ini juga memiliki ketahanan terhadap layu bakteri (Pseudomonas solanacearum) dan busuk batang (Phytophthora capsici). Dengan demikian, risiko kehilangan hasil akibat serangan penyakit dapat dikurangi apabila didukung dengan teknik budidaya yang tepat.
Keunggulan Benih Cabai Panex 100 F1
Varietas ini menawarkan berbagai keunggulan untuk budidaya cabai skala rumah tangga maupun komersial, di antaranya:
Cocok ditanam di dataran menengah hingga tinggi.
Potensi hasil mencapai 16–20 ton per hektare.
Produktivitas sekitar 1–1,5 kg per tanaman.
Buah berukuran besar, panjang, dan seragam.
Dapat dipanen hijau mulai umur 80–85 HST maupun merah pada 100–110 HST.
Tahan terhadap layu bakteri (Pseudomonas solanacearum).
Tahan terhadap busuk batang (Phytophthora capsici).
Memiliki tipe pertumbuhan memayung sehingga pembentukan buah lebih optimal.
Spesifikasi Teknis Panex 100 F1
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Produk | Panex 100 F1 |
| Jenis | Benih cabai besar hibrida |
| Rekomendasi Dataran | Menengah dan Tinggi |
| Tipe Pertumbuhan | Memayung |
| Umur Panen Hijau | 80–85 HST |
| Umur Panen Merah | 100–110 HST |
| Potensi Hasil | 16–20 ton/ha |
| Produksi per Tanaman | 1–1,5 kg |
| Bobot Buah | 21–22 gram |
| Panjang Buah | ±17 cm |
| Diameter Buah | 2–2,1 cm |
| Jumlah Buah per Kilogram | 50–70 buah |
| Ketahanan Penyakit | Layu bakteri (Pseudomonas solanacearum) dan busuk batang (Phytophthora capsici) |
| Nomor SK Kementan | 490/Kpts/SR.120/2/2013 |
Manfaat Budidaya Cabai Besar Panex 100
Benih ini sesuai untuk petani yang menginginkan hasil panen stabil dengan kualitas buah yang baik. Selain itu, ukuran buah yang seragam membuatnya mudah dipasarkan, baik untuk kebutuhan pasar tradisional maupun modern.
Agar panen hijau dapat dilakukan lebih cepat, disarankan meningkatkan pemberian pupuk fosfor (P) dan kalium (K). Selanjutnya, pemupukan susulan setiap dua minggu membantu menjaga pertumbuhan tanaman hingga masa produksi.
Budidaya dimulai dengan pengolahan lahan menggunakan pupuk kandang sebanyak 30–40 ton per hektare serta pemberian kapur pertanian sesuai kebutuhan. Setelah itu, benih disemai selama 18–28 hari sebelum dipindahkan ke lahan dengan jarak tanam 50 × 40 cm untuk sistem single row atau 60 × 50 cm untuk double row zig-zag.
Selama masa pertumbuhan, tanaman memerlukan penyiraman sesuai kebutuhan, pemasangan ajir, pemupukan berkala, serta pengendalian hama dan penyakit apabila telah mencapai ambang ekonomi. Dengan perawatan yang baik, varietas ini mampu memberikan hasil panen yang optimal.
Standar Paket Benih Panex 100 F1
Setiap paket produk umumnya berisi:
Benih Panex 100 F1 asli.
Benih telah melalui proses coating sehingga tidak perlu diperam sebelum disemai.
Informasi dasar budidaya sesuai rekomendasi.
Varietas telah memiliki Nomor SK Kementan 490/Kpts/SR.120/2/2013.
Produk Terkait
Untuk mendukung budidaya yang lebih optimal, Anda juga dapat melihat produk berikut:
Benih Cabai
Pupuk Pertanian
Fungisida Tanaman
Insektisida Pertanian









Reviews
There are no reviews yet.