Description
Wortel Kuroda EW Select
Wortel Kuroda EW Select merupakan benih wortel unggul yang direkomendasikan untuk budidaya di dataran tinggi. Varietas ini tumbuh baik pada tanah berpasir dengan lapisan tanah yang dalam serta memiliki pH ideal 6,0–6,8. Selain itu, tanaman mampu menghasilkan umbi yang berkualitas, berukuran seragam, dan memiliki warna yang menarik.
Selanjutnya, Wortel Kuroda EW Select dapat dipanen pada umur sekitar 90–100 Hari Setelah Tanam (HST). Dengan teknik budidaya yang tepat, varietas ini berpotensi menghasilkan panen hingga 20–30 ton per hektare. Oleh karena itu, benih ini menjadi pilihan yang tepat bagi petani yang mengutamakan kualitas dan hasil panen.
Varietas ini juga telah memiliki Nomor SK Kementerian Pertanian 166/Kpts/SR.120/D.2.7/11/2019, sehingga kualitas dan legalitas benih lebih terjamin.
Fitur Utama Produk dan Solusi
Wortel Kuroda EW Select menawarkan berbagai keunggulan untuk mendukung budidaya wortel di dataran tinggi.
Cocok ditanam di dataran tinggi.
Tumbuh baik pada tanah berpasir dengan lapisan tanah yang dalam.
Sesuai untuk pH tanah 6,0–6,8.
Menghasilkan umbi yang berkualitas dan seragam.
Umur panen sekitar 90–100 HST.
Potensi hasil mencapai 20–30 ton per hektare.
Cocok untuk pasar segar maupun kebutuhan usaha pertanian.
Selain memberikan hasil panen yang tinggi, varietas ini juga membantu petani memperoleh umbi dengan ukuran yang lebih seragam sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik.
Technical Spesifikasi
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Produk | Wortel Kuroda EW Select |
| Nomor SK Kementan | 166/Kpts/SR.120/D.2.7/11/2019 |
| Rekomendasi Dataran | Tinggi |
| Jenis Tanah | Berpasir dengan lapisan tanah yang dalam |
| pH Tanah | 6,0–6,8 |
| Umur Panen | 90–100 HST |
| Bobot Umbi | 70–90 gram per buah |
| Potensi Hasil | 20–30 ton/ha |
| Ketahanan Penyakit | Belum ada informasi khusus |
| PVT | – |
Manfaat dan Aplikasi
Pengolahan Tanah
Sebelum menanam, olah tanah sedalam 30–40 cm agar akar dapat berkembang dengan baik. Selanjutnya, tambahkan pupuk kandang sebanyak 1,5 kg/m² untuk meningkatkan kesuburan tanah. Apabila tanah kurang subur, berikan pupuk dasar berupa urea 100 kg/ha, TSP 100 kg/ha, dan KCl 30 kg/ha sesuai kebutuhan.
Pembuatan Bedengan
Kemudian, buat bedengan dengan lebar 1,5–2 meter. Pada lahan kering, tinggi bedengan sekitar 15 cm. Sementara itu, pada lahan yang mudah tergenang, bedengan sebaiknya dibuat lebih tinggi agar air dapat mengalir dengan baik. Selain itu, buat parit selebar sekitar 25 cm di antara bedengan agar proses perawatan tanaman menjadi lebih mudah.
Penanaman Benih
Kebutuhan benih sekitar 15–20 kg per hektare. Sebelum ditanam, rendam benih selama 12–24 jam agar lebih cepat berkecambah. Setelah itu, campurkan benih dengan sedikit pasir supaya penyebarannya lebih merata. Selanjutnya, taburkan benih pada alur tanam dan tutup tipis menggunakan tanah. Kemudian, tutup bedengan dengan jerami atau daun pisang hingga benih mulai tumbuh. Setelah tanaman berumur sekitar 10–14 hari, penutup dapat dilepas.
Penyiraman dan Penjarangan
Lakukan penyiraman setiap hari sesuai kondisi cuaca. Apabila udara sangat kering, penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari. Selain itu, lakukan penjarangan setelah tanaman mulai tumbuh agar jarak antartanaman sekitar 5–10 cm. Dengan demikian, setiap tanaman memperoleh cahaya matahari dan ruang tumbuh yang cukup.
Pemupukan
Pemupukan susulan dilakukan dua kali selama masa pertumbuhan. Pertama, berikan urea sebanyak 50 kg/ha pada umur 14 HST. Selanjutnya, pada umur 30–45 HST, berikan kembali urea sebanyak 50 kg/ha serta KCl sebanyak 20 kg/ha. Pupuk diberikan pada alur sedalam sekitar 2 cm dengan jarak kurang lebih 5 cm dari tanaman.
Penyiangan dan Pendangiran
Ketika tanaman berumur sekitar satu bulan, lakukan penyiangan untuk mengurangi gulma. Selanjutnya, lakukan pendangiran agar akar tidak terkena sinar matahari secara langsung. Dengan perawatan yang baik, pertumbuhan tanaman akan menjadi lebih optimal.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Beberapa hama yang sering menyerang tanaman wortel antara lain Psila rosae dan Semiaphis dauci. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan tanaman secara rutin agar serangan dapat diketahui lebih awal. Apabila diperlukan, gunakan insektisida sesuai dosis yang dianjurkan.
Sementara itu, penyakit seperti bercak daun (Cercospora carotae) dan busuk hitam (Alternaria dauci) dapat dikurangi dengan menggunakan benih sehat, menjaga kebersihan lahan, melakukan pergiliran tanaman, serta menggunakan fungisida yang sesuai apabila serangan mulai muncul.
Panen dan Pascapanen
Tanaman siap dipanen pada umur sekitar 90–100 HST, tergantung kondisi pertumbuhan. Sebaiknya panen dilakukan pada pagi hari agar kualitas umbi tetap terjaga. Setelah panen, potong daun, kemudian cuci umbi menggunakan air bersih yang mengalir. Selanjutnya, keringkan wortel di tempat yang teduh sebelum dikemas.
Untuk proses pengemasan, wortel biasanya dimasukkan ke dalam karung plastik dengan berat sekitar 40–50 kg. Dengan cara tersebut, hasil panen lebih mudah disimpan, diangkut, dan dipasarkan.
Standar Paket
Paket benih Wortel Kuroda EW Select umumnya terdiri atas:
Benih Wortel Kuroda EW Select dalam kemasan asli.
Kemasan masih tersegel.
Label identitas produk.
Informasi Nomor SK Kementerian Pertanian.
Petunjuk singkat budidaya dan rekomendasi penanaman.
Sumber: Panah Merah.








Reviews
There are no reviews yet.