Semangka Dewangga

Semangka Dewangga adalah aksesori fashion yang menampilkan motif semangka segar dengan desain yang modern dan stylish. Terbuat dari bahan berkualitas tinggi, memberikan kenyamanan optimal dan gaya yang unik. Cocok untuk gaya sehari-hari maupun acara spesial, Semangka Dewangga menambahkan sentuhan segar dan keunikan pada penampilan Anda.

Description

Semangka Dewangga

Semangka Dewangga merupakan varietas semangka yang dirancang untuk menghasilkan buah berkualitas dengan teknik budidaya yang tepat. Dengan perawatan yang optimal, varietas ini mampu menghasilkan buah berukuran besar, rasa manis, serta memiliki penampilan yang menarik sehingga cocok untuk kebutuhan pasar segar maupun budidaya komersial.

Semangka Dewangga adalah benih semangka unggulan yang dapat dibudidayakan di berbagai wilayah dengan pengelolaan lahan yang baik. Varietas ini memiliki pertumbuhan yang kuat dan mampu menghasilkan buah berkualitas apabila kebutuhan nutrisi, air, serta pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara tepat.

Selain menghasilkan buah yang seragam, Semangka Dewangga juga memiliki potensi produktivitas yang tinggi sesuai dengan penerapan teknik budidaya yang direkomendasikan. Oleh karena itu, varietas ini menjadi pilihan petani yang mengutamakan kualitas panen sekaligus efisiensi budidaya.

Fitur Utama Produk

Semangka Dewangga menawarkan berbagai keunggulan yang mendukung keberhasilan budidaya.

  • Menghasilkan buah dengan kualitas yang seragam.

  • Pertumbuhan tanaman kuat dan mudah dipelihara.

  • Cocok untuk budidaya skala kecil maupun komersial.

  • Potensi produksi optimal apabila mengikuti rekomendasi budidaya.

  • Mendukung hasil panen dengan rasa dan penampilan buah yang menarik.

  • Mudah dikombinasikan dengan sistem pemupukan bertahap.

Solusi untuk Petani

Semangka Dewangga memberikan solusi bagi petani yang menginginkan hasil panen berkualitas tinggi.

  • Membantu meningkatkan produktivitas lahan.

  • Mendukung produksi buah yang lebih seragam.

  • Memudahkan pengelolaan tanaman melalui teknik budidaya yang terstruktur.

  • Cocok diterapkan pada berbagai sistem budidaya semangka.

  • Mendukung kualitas panen yang lebih baik dengan pengelolaan air dan nutrisi yang tepat.

Technical Spesifikasi

SpesifikasiKeterangan
Nama ProdukSemangka Dewangga
Jenis TanamanSemangka
Nomor SK Kementan
Rekomendasi Dataran
Ketahanan Penyakit
Umur Panen55–60 HST
Bobot per Buah
Potensi Hasil
PVT

Panduan Budidaya Semangka Dewangga

Persiapan Lahan

Pertama, lakukan pengolahan tanah hingga gembur dan bentuk bedengan selebar 5–6 meter. Area tanam dibuat selebar sekitar 1 meter pada sisi bedengan agar akar berkembang dengan baik.

Apabila pH tanah kurang dari 6, berikan kapur sebanyak 2 ton per hektare. Selanjutnya, tambahkan pupuk kandang sebanyak 1–2 kg per tanaman untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Sekitar tujuh hari sebelum tanam, aplikasikan pupuk dasar sebagai berikut:

  • Urea : 15 g/tanaman

  • ZA : 30 g/tanaman

  • SP-36 : 45 g/tanaman

  • KCl : 40 g/tanaman

Total kebutuhan pupuk dasar mencapai sekitar 130 gram per tanaman.

Persemaian

Sebelum disemai, rendam benih menggunakan air hangat selama kurang lebih enam jam. Setelah itu, tiriskan benih lalu simpan dalam kain atau kertas koran yang lembap hingga berkecambah.

Kemudian, pindahkan kecambah ke polybag dan letakkan di bawah naungan plastik bening. Bukalah sungkup setiap pagi hingga pukul 10.00 agar bibit memperoleh sirkulasi udara yang cukup. Selama masa persemaian, lakukan penyiraman secara rutin sehingga kelembapan tetap terjaga. Jika diperlukan, lakukan penyemprotan pestisida sesuai anjuran untuk mencegah serangan hama maupun penyakit.

Penanaman

Bibit siap dipindahkan ke lahan ketika berumur 8–12 hari setelah semai atau telah memiliki dua helai daun.

Gunakan jarak tanam sekitar 60–70 cm dalam barisan dan 5–6 meter antarbarisan. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari. Sebelum bibit ditanam, siram lahan terlebih dahulu dan rendam bibit menggunakan larutan fungisida agar tanaman lebih siap beradaptasi.

Pemeliharaan

Supaya pertumbuhan tanaman tetap seragam, lakukan penyulaman maksimal tujuh hari setelah tanam apabila terdapat tanaman yang mati.

Pemupukan Susulan

Umur TanamanDosis Pupuk
7 HSTNPK 4,5 g + KNO₃ 2,5 g
14 HSTNPK 8,5 g + KNO₃ 2,5 g
21 HSTKCl 15 g + NPK 12,5 g
35 HSTZA 8,5 g + NPK 12,5 g
45–50 HSTKCl 10 g

Pemangkasan Cabang

Selanjutnya, lakukan pemangkasan cabang utama setelah mencapai ruas ke-15 hingga ke-18. Pilih buah kedua atau buah yang tumbuh di atas ruas ke-14. Umumnya, satu tanaman dipelihara satu buah agar ukuran dan kualitasnya lebih optimal.

Pemberian Jerami

Setelah tanaman mencapai panjang sekitar 50 cm, berikan jerami sebagai alas buah. Selain melindungi buah dari kontak langsung dengan tanah, jerami juga membantu menjaga kualitas kulit buah. Kemudian, lakukan pembalikan buah secara berkala agar warna kulit merata.

Pengairan

Pada awal pertumbuhan, tanaman memerlukan penyiraman secara teratur. Namun, pengairan dihentikan sementara ketika bunga betina mulai terbentuk. Setelah buah berkembang, penyiraman dapat dilakukan kembali untuk mendukung pembesaran buah. Menjelang panen, kurangi volume air agar kadar gula buah meningkat.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Virus Gemini

Gejalanya meliputi daun menguning, keriting, tanaman kerdil, serta bunga mudah gugur. Oleh sebab itu, lakukan monitoring kutu kebul sejak awal pertanaman, bersihkan gulma, musnahkan tanaman yang terinfeksi, dan gunakan insektisida berbahan aktif Abamektin, Tiametoksam, Metidation, atau Diafenthiuron sesuai rekomendasi.

Layu Fusarium

Penyakit ini menyebabkan daun menguning, tanaman layu, hingga akhirnya mati. Untuk mengurangi risiko serangan, hindari pemupukan nitrogen berlebihan, perbaiki drainase, musnahkan tanaman yang sakit, kemudian aplikasikan fungisida berbahan aktif Benomil.

Busuk Batang Berlendir (Gummy Stem Blight)

Gejalanya berupa bercak tidak beraturan pada daun serta keluarnya getah cokelat kehitaman pada batang. Selain menjaga kebersihan lahan, lakukan pemangkasan agar sirkulasi udara lebih baik. Setelah itu, aplikasikan fungisida berbahan aktif Heksakonazol, Tridemorf, Mankozeb, Tebukonazol, Difenokonazol, atau Metil Tiofanat.

Embun Bulu (Downy Mildew)

Penyakit ini ditandai dengan bercak cokelat kehitaman pada daun. Oleh karena itu, lakukan sanitasi lahan, perbaiki drainase, lakukan rotasi tanaman, serta gunakan fungisida berbahan aktif Heksakonazol, Simoksanil, Propineb, atau Mankozeb bila diperlukan.

Pemanenan

Semangka Dewangga dapat dipanen pada umur sekitar 55–60 hari setelah tanam (HST). Dengan menerapkan teknik budidaya yang tepat sejak persiapan lahan hingga panen, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal, berkualitas tinggi, dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Manfaat dan Aplikasi

Semangka Dewangga sesuai digunakan untuk berbagai kebutuhan budidaya.

  • Budidaya semangka skala komersial.

  • Budidaya di lahan terbuka dengan pengelolaan intensif.

  • Produksi buah segar untuk pasar tradisional maupun modern.

  • Mendukung peningkatan produktivitas pertanian hortikultura.

  • Cocok diterapkan oleh petani pemula maupun profesional.

Standar Paket

Setiap pembelian produk Semangka Dewangga umumnya terdiri dari:

  • Benih Semangka Dewangga dalam kemasan resmi.

  • Informasi dasar budidaya pada kemasan produk.

  • Petunjuk penyimpanan benih sebelum penanaman.

Sumber: Panah Merah.

Additional information

Weight1 kg
Dimensions10 × 1 × 10 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.