Description
Benih Pakcoy Nauli
Pakcoy Nauli merupakan varietas pakcoy unggul yang memiliki pertumbuhan cepat, seragam, dan berpotensi menghasilkan panen tinggi. Varietas ini sangat cocok dibudidayakan oleh petani maupun penghobi karena mampu dipanen dalam waktu singkat, sehingga mendukung siklus tanam yang lebih efisien.
Keunggulan Pakcoy Nauli
Terdaftar dengan SK Kementerian Pertanian No. 390/Kpts/SR.120/1/2009.
Umur panen cepat, sekitar 25–27 Hari Setelah Tanam (HST).
Potensi hasil tinggi mencapai 37–40 ton per hektare.
Pertumbuhan tanaman seragam dengan kualitas hasil yang baik.
Cocok dibudidayakan di berbagai daerah sesuai kondisi budidaya yang optimal.
Sangat sesuai untuk kebutuhan pasar segar maupun budidaya komersial.
Spesifikasi Produk
Nama Varietas: Pakcoy Nauli
Nomor SK Kementerian Pertanian: 390/Kpts/SR.120/1/2009
Umur Panen: 25–27 HST
Potensi Hasil: 37–40 ton/ha
Rekomendasi Ketinggian Lahan: –
Ketahanan Penyakit: –
PVT: –
Panduan Budidaya
1. Persemaian
Buat bedengan persemaian sepanjang 1–3 meter dengan lebar 80–100 cm.
Jarak antarbaris 3–5 cm dan jarak antarbenih 1–2 cm.
Tutup benih dengan lapisan tanah tipis kemudian lakukan penyiraman.
Kebutuhan benih sekitar 1 kg per hektare.
2. Persiapan Lahan
Olah tanah hingga gembur.
Buat bedengan selebar 100–120 cm dengan parit sedalam 30–40 cm.
Panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan.
Buat lubang tanam dengan jarak 40 × 40 cm.
3. Pindah Tanam
Bibit dipindahkan ke lahan saat berumur sekitar 10 hari setelah berkecambah.
Tanam hingga pangkal batang berada di dalam lubang tanam.
4. Pemupukan
Tanpa Mulsa Plastik
Pupuk kandang: 160 g/tanaman saat pengolahan lahan.
ZA: 1,1 g/tanaman saat tanam.
ZA susulan: 1,2 g/tanaman pada umur 10 HST.
Total ZA: 2,3 g/tanaman.
Dengan Mulsa Plastik
Pupuk kandang: 10 ton/ha (160 g/tanaman).
ZA/Urea: 150 kg/ha (2,3 g/tanaman).
Pupuk diberikan bersamaan saat persiapan bedengan sebelum pemasangan mulsa.
5. Pemeliharaan
Lakukan penyiraman secara rutin sesuai kebutuhan tanaman.
Kendalikan hama dan penyakit menggunakan pestisida yang direkomendasikan apabila diperlukan.
Untuk mendukung pertumbuhan vegetatif, semprotkan pupuk daun dengan dosis 2 g/liter air secara berkala sesuai kebutuhan.
6. Panen
Pakcoy Nauli dapat dipanen pada umur 25–30 hari setelah pindah tanam, dengan kualitas tanaman yang segar, seragam, dan siap dipasarkan.
Pakcoy Nauli menjadi pilihan tepat bagi petani yang menginginkan varietas berumur genjah dengan produktivitas tinggi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi budidaya dan keuntungan usaha tani.









Reviews
There are no reviews yet.