Kembang Kol Larissa

Kembang Kol Larissa adalah varietas unggul dengan kepala besar dan tekstur renyah. Sempurna untuk berbagai masakan sehat seperti tumisan, sup, dan salad segar, kembang kol ini tumbuh baik di berbagai kondisi. Kaya akan vitamin dan serat, Larissa adalah pilihan ideal bagi petani dan pecinta sayuran yang ingin meningkatkan nutrisi dan kelezatan dalam hidangan sehari-hari.

Description

 

Kembang Kol Larissa

Kembang Kol Larissa merupakan varietas kembang kol yang cocok dibudidayakan pada dataran rendah hingga menengah. Varietas ini mampu menghasilkan bunga yang padat, berkualitas, dan memiliki bobot panen yang tinggi. Selain itu, Kembang Kol Larissa dikenal memiliki toleransi yang baik terhadap kondisi kering sehingga tetap mampu berproduksi secara optimal pada berbagai kondisi lingkungan.

Dengan umur panen yang relatif singkat, varietas ini menjadi pilihan bagi petani yang menginginkan hasil panen berkualitas sekaligus produktivitas tinggi. Oleh karena itu, Kembang Kol Larissa sangat sesuai untuk memenuhi kebutuhan pasar segar maupun distribusi komersial.

Keunggulan Produk dan Solusi

Kembang Kol Larissa menawarkan berbagai keunggulan yang mendukung keberhasilan budidaya. Pertama, varietas ini mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga menengah sehingga lebih fleksibel dibandingkan beberapa varietas lainnya. Selain itu, tanaman memiliki toleransi terhadap kondisi kekeringan sehingga risiko penurunan hasil akibat cuaca dapat diminimalkan.

Di sisi lain, umur panennya yang berkisar antara 70–85 hari setelah tanam memungkinkan petani memperoleh hasil lebih cepat. Produktivitasnya pun cukup tinggi dengan bobot tanaman mencapai sekitar 2–3,5 kg per tanaman dan potensi hasil hingga 55 ton per hektare.

Bagi petani yang mengutamakan efisiensi budidaya, Kembang Kol Larissa menjadi solusi karena mampu menghasilkan bunga yang padat, bernilai jual tinggi, serta sesuai untuk kebutuhan pasar modern maupun tradisional.

Spesifikasi Produk

SpesifikasiKeterangan
Nama ProdukKembang Kol Larissa
Nomor SK Kementan
Rekomendasi DataranDataran rendah – menengah
Ketahanan Penyakit
Umur Panen (HST)70–85 HST
Bobot per Buah2–3,5 kg per tanaman
Potensi HasilHingga 55 ton/ha
PVT

Manfaat dan Aplikasi

Kembang Kol Larissa cocok digunakan untuk budidaya komersial maupun skala rumah tangga. Varietas ini dapat ditanam pada lahan terbuka dengan sistem mulsa ataupun tanpa mulsa sesuai kondisi lapangan.

Selain menghasilkan bunga yang padat dan berkualitas, hasil panennya sangat sesuai untuk dipasarkan sebagai sayuran segar, didistribusikan ke supermarket, pasar tradisional, restoran, hingga industri pengolahan sayuran. Dengan produktivitas yang tinggi, petani juga berpeluang meningkatkan keuntungan dalam setiap musim tanam.

Standar Paket

Setiap kemasan Kembang Kol Larissa berisi benih berkualitas yang telah melalui proses seleksi untuk menjaga mutu dan daya tumbuh. Kemasan dirancang agar benih tetap terlindungi selama penyimpanan maupun distribusi sehingga kualitasnya tetap terjaga hingga siap ditanam.

Panduan Budidaya Kembang Kol Larissa

Persiapan Lahan

Lahan perlu diolah terlebih dahulu agar memiliki aerasi dan drainase yang baik sekaligus membantu menekan keberadaan organisme pengganggu tanaman. Setelah tanah dicangkul, buat bedengan sementara. Selanjutnya, sebarkan pupuk kandang sebanyak 2–4 kg/m², pupuk SP-36 sebanyak 15 gram per tanaman, serta KCl sebanyak 15 gram per tanaman.

Kemudian tutup kembali dengan tanah dan bentuk bedengan selebar 1 meter, tinggi sekitar 30 cm, serta saluran drainase selebar 40 cm. Apabila menggunakan mulsa plastik, pasang mulsa setelah bedengan selesai dibuat. Setelah itu, buat lubang tanam dengan jarak sekitar 60 × 50 cm.

Persemaian

Sebelum disemai, rendam benih menggunakan air hangat selama kurang lebih satu jam agar proses perkecambahan berlangsung lebih cepat. Media semai terdiri atas tanah lapisan atas, pupuk kandang halus, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Selanjutnya, masukkan media ke dalam polybag atau wadah persemaian dan jaga kelembapannya. Bibit umumnya siap dipindahkan ke lahan saat berumur 20–25 hari setelah semai.

Penanaman

Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi stres tanaman. Pilih bibit yang sehat, tumbuh vigor, dan bebas dari gejala penyakit.

Apabila cuaca cukup panas, lakukan penyiraman setiap satu hingga dua hari sekali selama minggu pertama setelah tanam. Selain itu, segera lakukan penyulaman apabila terdapat tanaman mati atau pertumbuhannya kurang normal. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 40–50 cm dalam barisan dan 60–70 cm antarbarisan.

Pemeliharaan

Pemupukan susulan dilakukan sesuai fase pertumbuhan tanaman agar pembentukan bunga berlangsung optimal.

Umur TanamanDosis Pemupukan
14 HST5 gram NPK per tanaman
24 HST5 gram NPK per tanaman
34 HST5 gram NPK + 5 gram KCl per tanaman
44 HST5 gram NPK + 5 gram KCl per tanaman

Pemupukan dapat dilakukan dengan cara dikocor ataupun ditugal sesuai kondisi cuaca di lapangan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Beberapa hama dan penyakit yang umum menyerang Kembang Kol Larissa antara lain ulat tanah, ulat daun, ulat grayak, dan penyakit akar gada.

Untuk ulat tanah, pengendalian dapat menggunakan insektisida berbahan aktif Beta Siflutrin dengan dosis 1–2 ml per liter air. Sementara itu, ulat daun dapat dikendalikan melalui sanitasi lahan yang baik serta aplikasi Emamektin Benzoat 0,5 gram per liter atau Spinetoram 0,5–1 ml per liter.

Apabila terjadi serangan ulat grayak, gunakan insektisida berbahan aktif Sipermetrin sebanyak 1–2 ml per liter air. Adapun penyakit akar gada yang disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae dapat dikendalikan menggunakan fungisida berbahan aktif Flusulfamid sesuai dosis anjuran sekitar 200 kg per hektare.

Panen

Kembang Kol Larissa mulai siap dipanen pada umur sekitar 70–85 hari setelah tanam. Ciri utama tanaman siap panen yaitu bunga telah padat dan kompak.

Dalam kondisi budidaya yang optimal, produktivitas dapat mencapai 2–3,5 kg per tanaman dengan potensi hasil hingga 55 ton per hektare. Proses panen dilakukan dengan memotong pangkal batang, kemudian membuang daun bagian bawah yang telah tua atau mengering agar hasil panen tetap bersih dan menarik.

Sumber: Panah Merah Indonesia.

Additional information

Weight1 kg
Dimensions10 × 10 × 10 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.