Description
Jagung Bonanza: Jagung Manis Hibrida Berproduksi Tinggi
Jagung Bonanza merupakan varietas jagung manis hibrida yang dikenal memiliki produktivitas tinggi, tongkol seragam, serta rasa manis dengan tekstur lembut. Varietas ini banyak dibudidayakan di dataran rendah hingga menengah karena mampu menghasilkan panen berkualitas untuk kebutuhan konsumsi segar maupun pasar modern. Dengan potensi hasil mencapai 14–18 ton per hektar, Jagung Bonanza menjadi pilihan yang tepat bagi petani yang mengutamakan kualitas dan produktivitas.
Keunggulan Jagung Bonanza
Varietas ini memiliki pertumbuhan yang seragam dengan vigor tanaman sangat baik. Tinggi tanaman berkisar antara 175–200 cm, sehingga cukup kokoh selama masa budidaya. Daunnya berwarna hijau, sedangkan klobot berwarna hijau muda dengan lapisan yang relatif tipis.
Tongkol berukuran besar dengan bobot rata-rata 300–400 gram. Bulirnya berwarna kuning tua, tersusun penuh hingga ujung tongkol (full-tip), memiliki ukuran kecil, dan menawarkan tingkat kemanisan sekitar 12° Brix. Karakter tersebut membuatnya cocok dipasarkan sebagai jagung manis segar.
Spesifikasi Tanaman
Jenis: Jagung manis hibrida
Tinggi tanaman: 175–200 cm
Vigor tanaman: Sangat vigor (skala 8)
Warna daun: Hijau (skala 7)
Warna klobot: Hijau muda (skala 5)
Ukuran tongkol: Besar (skala 8)
Bobot tongkol: 300–400 gram
Warna bulir: Kuning tua
Tingkat kemanisan: ±12° Brix
Daya simpan: 4–6 hari
Rekomendasi dataran: Rendah hingga menengah
Potensi hasil: 14–18 ton per hektar
Umur Panen
Untuk konsumsi segar, Jagung Bonanza mulai dapat dipanen sejak umur sekitar 63 hari setelah tanam (HST). Namun, panen pada umur 70–75 HST umumnya menghasilkan tongkol yang lebih optimal, baik dari sisi ukuran maupun tingkat kemanisan.
Apabila dibudidayakan sebagai baby corn (putren), panen sebaiknya dilakukan pada umur 35–40 HST. Pada kondisi budidaya yang baik, produksi baby corn dapat mencapai sekitar 400 kg dari setiap 1 kg benih.
Tips Budidaya
Gunakan benih berkualitas dan tanam pada lahan yang memiliki drainase baik. Lakukan pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, penyiraman secara teratur, serta pengendalian gulma sejak fase awal pertumbuhan. Meskipun memiliki ketahanan terhadap penyakit kresek pada kategori cukup, pemantauan terhadap hama dan penyakit tetap perlu dilakukan agar produktivitas tetap optimal.
Untuk meningkatkan hasil panen, Anda juga dapat membaca panduan cara budidaya jagung manis, memilih benih jagung unggulan, atau mempelajari rekomendasi pupuk untuk jagung sesuai fase pertumbuhan tanaman.
Informasi Varietas
Nomor SK Kementerian Pertanian: 2071/Kpts/SR.120/5/2009
Rekomendasi dataran: Rendah hingga menengah
Umur panen: 70–85 HST
Bobot tongkol: 300–400 gram
Potensi hasil: 14–18 ton per hektar
Dengan pertumbuhan yang seragam, tongkol berukuran besar, rasa manis, dan produktivitas tinggi, Jagung Bonanza menjadi salah satu varietas jagung manis yang layak dipilih untuk budidaya komersial maupun skala rumah tangga.
Sumber: PT East West Seed Indonesia (Panah Merah).









Reviews
There are no reviews yet.