Description
Semangka Palguna
Semangka Palguna merupakan benih semangka yang dirancang untuk membantu petani memperoleh pertumbuhan tanaman yang seragam serta menghasilkan buah berkualitas. Dengan penerapan teknik budidaya yang tepat, varietas ini mampu memberikan hasil panen yang optimal sesuai kondisi lahan dan perawatan.
Benih Semangka Palguna cocok dibudidayakan pada lahan dengan drainase yang baik dan pH tanah mendekati netral. Agar tanaman berkembang maksimal, persiapan lahan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit perlu dilakukan sesuai anjuran budidaya. Selain itu, pengaturan jumlah buah per tanaman dapat membantu menghasilkan ukuran buah yang lebih optimal.
Fitur Utama Produk dan Solusi
Menghasilkan tanaman yang tumbuh seragam dengan teknik budidaya yang tepat.
Cocok ditanam pada lahan berdrainase baik.
Mendukung pembentukan buah berkualitas melalui pemangkasan dan pemeliharaan yang benar.
Dapat dipanen pada kisaran umur 55–60 hari setelah tanam (HST).
Responsif terhadap program pemupukan bertahap sehingga pertumbuhan vegetatif dan generatif lebih seimbang.
Membantu petani memperoleh kualitas buah yang lebih baik melalui pengelolaan air dan nutrisi secara tepat.
Technical Spesifikasi
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Produk | Semangka Palguna |
| Nomor SK Kementan | – |
| Rekomendasi Dataran | – |
| Ketahanan Penyakit | – |
| Umur Panen | 55–60 HST |
| Bobot per Buah | – |
| Potensi Hasil | – |
| PVT | – |
Panduan Budidaya Semangka Palguna
Persiapan Lahan
Pertama, olah tanah hingga gembur kemudian buat bedengan selebar 5–6 meter dengan area tanam selebar 1 meter. Apabila pH tanah berada di bawah 6, lakukan pengapuran sebanyak 2 ton/ha. Selanjutnya, berikan pupuk kandang sebanyak 1–2 kg per tanaman. Sekitar 7 hari sebelum tanam, aplikasikan pupuk dasar berupa:
Urea: 15 g/tanaman
ZA: 30 g/tanaman
SP-36: 45 g/tanaman
KCl: 40 g/tanaman
Total pupuk dasar yang diberikan mencapai 130 g per tanaman.
Persemaian Benih
Sebelum disemai, rendam benih menggunakan air hangat selama kurang lebih 6 jam. Setelah itu, tiriskan benih lalu simpan di dalam kain atau koran yang lembap hingga berkecambah. Berikutnya, pindahkan kecambah ke polybag dan letakkan di bawah naungan plastik bening.
Agar bibit tumbuh sehat, buka sungkup setiap pagi hingga pukul 10.00, kemudian tutup kembali. Di samping itu, lakukan penyiraman secara rutin untuk menjaga kelembapan media. Jika diperlukan, semprotkan pestisida sesuai dosis anjuran guna mencegah serangan hama dan penyakit.
Penanaman
Bibit siap dipindahkan ke lahan ketika berumur 8–12 hari setelah semai atau telah memiliki 2 helai daun. Gunakan jarak tanam 60–70 cm dalam barisan dan 5–6 meter antarbarisan. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari setelah lahan diairi. Sebelum ditanam, rendam bibit dalam larutan fungisida sebagai tindakan pencegahan penyakit.
Pemeliharaan Tanaman
Apabila terdapat tanaman yang mati, lakukan penyulaman maksimal 7 hari setelah tanam agar pertumbuhan tetap seragam.
Jadwal Pemupukan Susulan
| Umur Tanaman | Jenis Pupuk |
|---|---|
| 7 HST | NPK 4,5 g + KNO₃ 2,5 g/tanaman |
| 14 HST | NPK 8,5 g + KNO₃ 2,5 g/tanaman |
| 21 HST | KCl 15 g + NPK 12,5 g/tanaman |
| 35 HST | ZA 8,5 g + NPK 12,5 g/tanaman |
| 45–50 HST | KCl 10 g/tanaman |
Pemangkasan Cabang
Selanjutnya, lakukan pemangkasan pada cabang utama setelah mencapai 5–18 ruas. Untuk memperoleh ukuran buah yang optimal, pelihara 1 buah per tanaman, yaitu buah kedua atau buah yang muncul di atas ruas ke-14.
Pemberian Jerami
Ketika panjang tanaman mencapai sekitar 50 cm, berikan jerami di bawah batang dan buah. Selain melindungi buah dari kontak langsung dengan tanah, jerami juga membantu menjaga kualitas kulit buah. Setelah itu, balik buah secara berkala supaya bentuk dan warna menjadi lebih merata.
Pengairan
Pada awal pertumbuhan, tanaman memerlukan penyiraman secara cukup. Namun, pengairan dihentikan sementara ketika bunga betina mulai terbentuk. Setelah proses pembuahan berlangsung, lakukan penyiraman kembali untuk mendukung pembesaran buah. Menjelang panen, kurangi intensitas penyiraman agar kadar gula buah meningkat.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Virus Gemini
Gejala yang umum terlihat berupa daun menguning, keriting, serta pertumbuhan tanaman menjadi kerdil. Oleh karena itu, lakukan monitoring kutu kebul sejak awal tanam, musnahkan tanaman yang terinfeksi, bersihkan gulma, dan gunakan insektisida berbahan aktif Abamectin, Tiametoksam, Metidation, atau Diafenthiuron sesuai anjuran.
Layu Fusarium
Penyakit ini menyebabkan daun menguning, tanaman layu, kemudian mati. Selain memperbaiki drainase, hindari pemupukan nitrogen secara berlebihan. Jika ditemukan tanaman yang terinfeksi, segera musnahkan dan lakukan aplikasi fungisida berbahan aktif Benomil.
Busuk Batang Berlendir (Gummy Stem Blight)
Penyakit ini ditandai dengan bercak pada daun dan keluarnya getah cokelat kehitaman pada batang. Untuk mengurangi risiko serangan, lakukan sanitasi lahan, pangkas tajuk agar sirkulasi udara lebih baik, perbaiki drainase, dan aplikasikan fungisida berbahan aktif Heksakonazol, Tridemorf, Mankozeb, Tebukonazol, Difenokonazol, atau Metil Tiofanat.
Embun Bulu (Downy Mildew)
Gejalanya berupa bercak cokelat kehitaman yang tidak beraturan pada daun. Sebagai langkah pencegahan, lakukan rotasi tanaman, bersihkan gulma, tingkatkan drainase lahan, serta gunakan fungisida berbahan aktif Heksakonazol, Simoksanil, Propineb, atau Mankozeb apabila diperlukan.
Manfaat dan Aplikasi
Benih Semangka Palguna dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan budidaya semangka, baik pada skala usaha kecil maupun komersial. Dengan penerapan teknik budidaya yang benar, varietas ini membantu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang seragam, mendukung pembentukan buah berkualitas, serta memberikan peluang panen pada umur sekitar 55–60 HST. Selain itu, pengelolaan pemupukan, pengairan, dan pengendalian penyakit secara tepat akan meningkatkan kualitas hasil panen.
Standar Paket
Produk Semangka Palguna tersedia dalam kemasan benih sesuai distribusi resmi. Pastikan kemasan masih tersegel, berlabel, dan disimpan di tempat yang sejuk serta kering sebelum digunakan agar mutu benih tetap terjaga.









Reviews
There are no reviews yet.