Description
Table of Contents
ToggleMentimun Bandana
Nomor SK Kementan: 3252/Kpts/SR.120/10/2010
Mentimun Bandana merupakan varietas mentimun unggul yang direkomendasikan untuk budidaya di dataran rendah hingga menengah. Varietas ini memiliki pertumbuhan yang cepat, umur panen singkat, serta mampu menghasilkan buah berkualitas dengan ukuran seragam. Cocok dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar tradisional maupun modern karena produktivitasnya yang tinggi.
Keunggulan Mentimun Bandana
Cocok ditanam di dataran rendah hingga menengah.
Umur panen cepat, hanya 30–35 HST.
Bentuk buah seragam dengan kualitas yang baik.
Bobot buah berkisar 120–135 gram per buah.
Potensi hasil mencapai 50–60 ton per hektar.
Cocok untuk budidaya skala komersial maupun pekarangan.
Spesifikasi Produk
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Nomor SK Kementan | 3252/Kpts/SR.120/10/2010 |
| Rekomendasi Dataran | Rendah – Menengah |
| Ketahanan Penyakit | – |
| Umur Panen | 30–35 HST |
| Bobot Buah | 120–135 gram/buah |
| Potensi Hasil | 50–60 ton/ha |
Panduan Budidaya Mentimun Bandana
1. Persiapan Lahan
Lahan diolah hingga gembur agar aerasi dan drainase berjalan optimal. Buat bedengan selebar 1 meter, tinggi 30 cm, dengan saluran drainase selebar 40 cm.
Berikan pupuk dasar berupa:
Pupuk kandang 2–4 kg/m²
SP-36 15 gram/tanaman
KCl 15 gram/tanaman
Setelah bedengan siap, pasang mulsa plastik bila diperlukan dan buat lubang tanam dengan jarak sekitar 60 × 50 cm.
2. Persemaian
Sebelum disemai, benih direndam menggunakan air hangat selama ±1 jam untuk mempercepat perkecambahan.
Media semai menggunakan campuran:
Tanah
Pupuk kandang halus
Arang sekam
dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Bibit siap dipindahkan ke lahan pada umur 20–25 hari setelah semai (HSS).
3. Penanaman
Penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari menggunakan bibit yang sehat dan tumbuh vigor.
Jarak tanam yang dianjurkan:
Dalam barisan: 40–50 cm
Antar barisan: 60–70 cm
Lakukan penyiraman secara rutin terutama pada musim kemarau, serta penyulaman apabila terdapat tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal.
4. Pemeliharaan
Pemberian pupuk susulan dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman.
Anjuran pemupukan:
| Umur Tanaman | Dosis |
|---|---|
| 14 HST | 5 gram NPK/tanaman |
| 24 HST | 5 gram NPK/tanaman |
| 34 HST | 5 gram NPK + 5 gram KCl |
| 44 HST | 5 gram NPK + 5 gram KCl |
Pupuk dapat diberikan dengan cara dikocor maupun ditugal sesuai kondisi cuaca.
5. Pengendalian Hama dan Penyakit
Lakukan pengamatan tanaman secara rutin agar serangan hama dan penyakit dapat dikendalikan sejak dini.
Beberapa hama yang umum menyerang antara lain:
Ulat tanah
Ulat daun
Ulat grayak
Pengendalian dapat dilakukan melalui sanitasi lahan, penggunaan perangkap, pengendalian hayati, maupun aplikasi pestisida sesuai rekomendasi dan dosis pada label produk.
6. Panen
Mentimun Bandana mulai dapat dipanen pada umur 30–35 HST.
Buah dipanen ketika telah mencapai ukuran optimal dengan warna hijau segar dan permukaan buah masih mulus. Pemanenan sebaiknya dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas buah dan merangsang pembentukan buah berikutnya.
Dengan teknik budidaya yang tepat, Mentimun Bandana mampu menghasilkan produktivitas hingga 50–60 ton per hektar, sehingga menjadi pilihan ideal bagi petani yang menginginkan panen cepat, hasil tinggi, dan kualitas buah yang seragam.









Reviews
There are no reviews yet.