Description
Kembang Kol Aquina
Kembang Kol Aquina merupakan varietas kembang kol yang direkomendasikan untuk budidaya di dataran tinggi dengan performa produksi yang stabil. Varietas ini memiliki umur panen relatif singkat, yaitu sekitar 60–65 hari setelah tanam (HST) sehingga membantu petani memperoleh hasil lebih cepat. Selain itu, Kembang Kol Aquina memiliki ketahanan terhadap penyakit Black Rot (Bs) sehingga mampu mengurangi risiko kehilangan hasil akibat serangan penyakit.
Dengan potensi hasil mencapai 25–30 ton per hektare, varietas ini cocok untuk memenuhi kebutuhan pasar segar maupun distribusi ke berbagai wilayah. Oleh karena itu, Kembang Kol Aquina menjadi pilihan tepat bagi petani yang mengutamakan produktivitas, kualitas panen, dan efisiensi budidaya.
Keunggulan Produk dan Solusi
Kembang Kol Aquina menawarkan berbagai keunggulan yang mendukung keberhasilan budidaya.
Memiliki umur panen lebih cepat sehingga mempercepat perputaran musim tanam.
Direkomendasikan untuk budidaya di dataran tinggi dengan pertumbuhan yang optimal.
Tahan terhadap penyakit Black Rot (Bs) sehingga membantu menekan risiko kerusakan tanaman.
Potensi hasil mencapai 25–30 ton per hektare apabila dibudidayakan sesuai anjuran.
Menghasilkan bunga yang padat dengan kualitas yang sesuai untuk kebutuhan pasar.
Membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat serangan penyakit.
Spesifikasi Produk
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Produk | Kembang Kol Aquina |
| Nomor SK Kementan | 017/Kpts/SR.120/D.2.7/3/2014 |
| Rekomendasi Dataran | Tinggi |
| Ketahanan Penyakit | Black Rot (Bs) |
| Umur Panen | 60–65 HST |
| Bobot per Buah | – |
| Potensi Hasil | 25–30 ton/ha |
| PVT | – |
Manfaat dan Aplikasi
Kembang Kol Aquina dapat dibudidayakan sebagai komoditas sayuran segar dengan nilai ekonomi yang tinggi. Varietas ini sangat sesuai untuk petani di daerah dataran tinggi yang menginginkan tanaman dengan masa panen relatif singkat.
Selain memberikan hasil yang stabil, varietas ini juga membantu meningkatkan efisiensi budidaya karena memiliki ketahanan terhadap penyakit Black Rot. Dengan demikian, kebutuhan penggunaan pestisida dapat lebih terkendali apabila dipadukan dengan praktik budidaya yang baik.
Di sisi lain, Kembang Kol Aquina dapat dipasarkan melalui pasar tradisional, supermarket, distributor sayuran, hingga kebutuhan industri kuliner. Kualitas bunga yang baik membuat hasil panennya memiliki daya tarik tinggi bagi konsumen.
Standar Paket
Produk Kembang Kol Aquina umumnya tersedia dalam kemasan benih dengan kualitas terjamin sesuai standar produsen. Setiap kemasan berisi benih yang telah melalui proses seleksi untuk menjaga daya tumbuh dan kemurnian varietas. Oleh sebab itu, petani disarankan menggunakan benih asli agar memperoleh performa tanaman sesuai potensi varietas.
Panduan Budidaya Kembang Kol Aquina
Persiapan Lahan
Pertama, lakukan pengolahan tanah agar aerasi dan drainase menjadi lebih baik sekaligus mengurangi organisme pengganggu tanaman. Setelah itu, buat bedengan sementara dan berikan pupuk kandang sebanyak 2–4 kg/m², pupuk SP-36 15 g/tanaman, serta KCl 15 g/tanaman. Selanjutnya, tutup kembali dengan tanah dan bentuk bedengan berukuran lebar 1 meter, tinggi 30 cm, serta saluran drainase selebar 40 cm.
Apabila menggunakan mulsa plastik, tutup bedengan setelah selesai dibentuk. Kemudian, buat lubang tanam dengan jarak 60 × 50 cm.
Persemaian
Sebelum disemai, rendam benih selama kurang lebih 1 jam menggunakan air hangat untuk mempercepat proses perkecambahan. Selanjutnya, siapkan media semai yang terdiri dari tanah bagian atas, pupuk kandang halus, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.
Sesudah media dimasukkan ke dalam polybag atau baki semai, jaga kelembapannya agar tetap optimal. Bibit umumnya siap dipindahkan ke lahan ketika berumur 20–25 hari setelah semai (HSS).
Penanaman
Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi stres tanaman. Selain itu, pilih bibit yang sehat, seragam, dan memiliki pertumbuhan vigor.
Jika cuaca cukup panas, lakukan penyiraman setiap satu hingga dua hari sekali selama minggu pertama. Sementara itu, penyulaman perlu dilakukan apabila terdapat tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 40–50 cm dalam barisan dan 60–70 cm antarbarisan.
Pemeliharaan
Agar pertumbuhan optimal, lakukan pemupukan susulan sesuai umur tanaman.
| Umur Tanaman | Dosis Pupuk |
|---|---|
| 14 HST | 5 g NPK/tanaman |
| 24 HST | 5 g NPK/tanaman |
| 34 HST | 5 g NPK + 5 g KCl/tanaman |
| 44 HST | 5 g NPK + 5 g KCl/tanaman |
Pemupukan dapat dilakukan dengan cara dikocor maupun ditugal sesuai kondisi cuaca dan kelembapan tanah.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan penyakit sebaiknya dilakukan secara terpadu. Misalnya, ulat tanah dapat dikendalikan menggunakan insektisida berbahan aktif Beta Siflutrin sesuai dosis anjuran. Sementara itu, ulat daun dapat dikendalikan melalui sanitasi kebun dan aplikasi insektisida berbahan aktif Emamektin Benzoat atau Spinetoram.
Selain itu, ulat grayak dapat dikendalikan menggunakan insektisida berbahan aktif Sipermetrin. Untuk penyakit akar gada (Plasmodiophora brassicae), petani dapat menggunakan fungisida berbahan aktif Flusulfamid sesuai rekomendasi dosis serta menjaga sanitasi lahan agar perkembangan penyakit dapat ditekan.
Panen
Kembang Kol Aquina dapat dipanen pada umur sekitar 60–65 HST sesuai karakteristik varietas. Pemanenan dilakukan ketika bunga telah padat dan mencapai ukuran optimal. Selanjutnya, potong pangkal batang menggunakan pisau yang tajam, kemudian buang daun tua yang sudah mengering agar kualitas hasil panen tetap terjaga.
Sumber: Panah Merah Indonesia (panahmerah.id)








Reviews
There are no reviews yet.